Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Spreadsheet Mania Bikin Data Kacau, AI Ikut Gagal

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Spreadsheet Mania Bikin Data Kacau, AI Ikut Gagal

Spreadsheet Mania vs. AI? Data Kacau, AI Gagal Total

Banyak perusahaan ingin mengadopsi AI, tapi lupa bahwa AI hanya sebaik data yang dimilikinya.
Kalau datanya berantakan, keputusan AI justru bisa makin ngawur.

Obrolan di Tech Voice Indonesia kemarin mengkonfirmasi realitas ini.
Salah satu curhatan dari rekan di komunitas:

  • Setiap divisi punya "sheet" sendiri dan tidak ada standarisasi.
  • Punya database (Mongo & MySQL), tapi tidak tersentralisasi.
  • Divisi operasional tetap ingin update data via Excel, bukan sistem terpusat.
  • Manajemen enggan ambil risiko, standarisasi sulit diterapkan.

Hasilnya?

  • Data antar divisi tidak sinkron, meeting jadi ajang debat asumsi.
  • Keputusan bisnis lebih berbasis spekulasi daripada insight yang akurat.
  • Ada yang usul pakai AI? Tanpa data yang rapi, AI hanya mempercepat kekacauan.

Solusi? Banyak yang ditawarkan, tapi ada tantangan masing-masing.

1️⃣ Data Warehouse sebagai Single Source of Truth
Perlu dibuat blueprint data workflow dari berbagai sumber ke satu sumber utama.
Pilihan prosesnya bisa batching atau streaming, tergantung kebutuhan real-time atau tidak.
Tujuannya: Semua data bisa diakses dengan format yang seragam, tidak ada lagi interpretasi beda antar divisi.

2️⃣ Spreadsheet Tetap Dipakai, Tapi Terhubung ke Database
Harus ada keselarasan antara spreadsheet dengan database utama.
Proses otomatisasi harus dibuat tanpa effort processing berlebih agar update data tetap lancar.
Dengan cara ini, user tetap bisa pakai Excel, tapi sistem tetap punya satu sumber data yang rapi.

3️⃣ Implementasi ERP untuk Standarisasi Data & Proses
Solusi ini jangka panjang, tetapi memang solusi yang lebih stabil.
Tim yang paling berkepentingan biasanya finance & accounting karena butuh laporan keuangan yang bisa closing dengan benar.
Implementasi ERP ini bukan sekadar soal software, tapi juga disiplin data & proses bisnis yang harus diubah.

Namun, apapun solusinya, tantangan terbesarnya tetap mindset perubahan.
Tanpa kesadaran akan pentingnya standarisasi data, strategi apa pun hanya akan mentok di resistensi internal.

Pernah Menghadapi Hal Ini? Yuk Ngobrol!
Saya sudah sering melihat fenomena spreadsheet mania berujung pada kekacauan data lintas departemen.
Kalau kamu mengalami hal yang sama di perusahaanmu, yuk ngobrol santai! Bisa DM saya untuk diskusi lebih lanjut.

Atau kalau ingin ngobrol bareng komunitas, bisa gabung ke Tech Voice Indonesia (TVI) di https://lnkd.in/gCXHMPGf
Di sana kita sering bahas kasus-kasus nyata tentang data, AI, dan digital transformation di perusahaan. 🚀

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Dulu IT Itu Tukang Benerin. Sekarang IT Harus Bisa “Ngomong” ke Manusia.
AI & Produktivitas

6 Jan2 mnt

Dulu IT Itu Tukang Benerin. Sekarang IT Harus Bisa “Ngomong” ke Manusia.

Dulu IT Itu Tukang Benerin. Sekarang IT Harus Bisa “Ngomong” ke Manusia. Saya tumbuh di era ketika IT bukan produk utama, tapi support sekitar 20 tahun yang lalu. Di awal karier, hampir 10 tahun saya hidup sebagai IT…

Google rela jual harga diri kalau itu artinya jangan kalah.
AI & Produktivitas

26 Apr2 mnt

Google rela jual harga diri kalau itu artinya jangan kalah.

Google rela jual harga diri kalau itu artinya jangan kalah. Investasi 690 Triliun rupiah ke Anthropic — kompetitor langsung — ini bukan tentang model AI terbaik. Ini tentang kontrol distribusi informasi global selama…

AI Agent for HR
AI & Produktivitas

9 Jan2 mnt

IT Team Jadi HR AI Agent: Adaptasi Engineer

“IT Teams Will Become HR of AI Agents” – CEO NVIDIA. Kalimat ini bukan cuma statement, tapi warning bagi kita semua. Sebagai seseorang yang lebih dari 12 tahun memimpin tim engineer (dari Tech Lead, Head of Engineer…

Beberapa hari lalu saya mencoba build aplikasi Android end-to-end menggunakan workflow …
AI & Produktivitas

8 Mei2 mnt

Beberapa hari lalu saya mencoba build aplikasi Android end-to-end menggunakan workflow …

Beberapa hari lalu saya mencoba build aplikasi Android end-to-end menggunakan workflow AI-native: mulai dari ide, PRD, desain UI di Google Stitch, sampai coding dengan Claude Code. Dan hasilnya, aplikasinya sudah…

25 AI Tools 2025 untuk Anak Tech yang Mau Adaptasi
AI & Produktivitas

15 Mar2 mnt

25 AI Tools 2025 untuk Anak Tech yang Mau Adaptasi

AI Tools yang Wajib Dikuasai di 2025: Adaptasi atau Mati? Beberapa waktu lalu, saya ngobrol dengan seorang teman software engineer yang lagi galau. Dia bilang, "Bro, coding pakai AI kayaknya cepet banget ya. Kalau…

← Semua tulisan