Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Seminggu terakhir rasanya kita tidak berhenti membaca plot twist.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Seminggu terakhir rasanya kita tidak berhenti membaca plot twist.

Seminggu terakhir rasanya kita tidak berhenti membaca plot twist.

Kepala BGN MBG ditangkap karena dugaan korupsi.

Pertamax gan dini hari.

PLN masih bergulat dengan pemadaman, setelah beberapa waktu lalu blackout melanda Sumatera.

Kalau dibaca satu per satu, ini terlihat seperti kasus yang berbeda.

Tapi kalau ditarik sedikit lebih jauh, saya melihat benang merah yang sama. Kita masih terlalu sering membangun sistem untuk administrasi. Tata kelola istilah yang sering digunakan oleh mereka, jadi seperti pepesan kosong.

Padahal ketiga institusi ini mengelola dana dan operasional yang luar biasa besar.

Iseng saya lihat dari sisi digitalnya.

PLN punya PLN Mobile. Tapi sebagai pengguna, saya masih sering bingung harus mulai dari mana. Padahal kalau dirancang serius, aplikasi ini bisa menjadi pusat informasi, pembayaran, pelaporan gangguan, sampai prediksi pemulihan yang benar-benar membantu masyarakat.

Pertamina punya MyPertamina. Sudah jauh lebih baik, tapi pada akhirnya banyak orang hanya memakai QR Code-nya saja. Potensi datanya sangat besar, tetapi pengalaman pengguna dan value yang dirasakan masih belum terlihat.

BGN bahkan sempat ramai karena anggaran sistem IT yang disebut mencapai Rp1,2 triliun. Tapi sampai hari ini, publik masih bertanya-tanya: wujud digital transformasinya sebenarnya seperti apa?

Kalau dari tiga contoh ini saja muncul banyak tanda tanya, rasanya tidak berlebihan kalau kita mulai mempertanyakan sesuatu yang lebih mendasar.

Apakah masalah kita benar-benar kekurangan aplikasi?

Atau justru kekurangan capability untuk membangun sistem yang benar-benar dipakai, menghasilkan data yang berkualitas, dan menjadi alat pengambilan keputusan?

Digitalisasi adalah soal membuat proses menjadi lebih transparan, lebih terukur, dan lebih sulit dimanipulasi.

Kalau yang berubah hanya tampilan depan, sementara proses di belakang tetap sama, maka yang kita dapat hanyalah versi digital dari masalah lama.

Karena teknologi yang hebat di tangan organisasi yang tidak siap hanya akan menjadi biaya.

Sebaliknya, organisasi yang sehat akan membuat teknologi menjadi alat untuk memperkuat akuntabilitas.

Dan mungkin, itu pekerjaan rumah terbesar kita hari ini.

✴️ Saya sedang membangun **StayTrip**, AI Travel Assistant - masih versi beta - silahkan dicoba http://staytrip.id/

✴️ Buat OTA, channel manager, travel agent, hotel, atau partner lainnya? Mari berkolaborasi membangun era baru travel berbasis AI.

**Just DM**!

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

← Semua tulisan