Polling-nya bilang: 81% pakai AI setiap hari. Tapi saya malah jadi khawatir.
Beberapa waktu lalu saya buat polling sederhana: “Sejauh mana kamu pakai AI tools di kerjaan kamu?”
Dan hasilnya:
- 81% jawab Dipakai setiap hari
- 14% baru coba-coba Sisanya? Belum sempat atau masih skeptis.
Saya sempat senang. Wah, keren! Anak-anak Indonesia udah melek AI.
Tapi begitu lihat analytic:
- 4.681 impressions
- 230 votes
Artinya... 4451 orang lihat tapi nggak ikut vote.
Apakah mereka tidak aware? Tidak peduli? Tidak tertarik?
Atau bahkan... belum pernah pakai AI sama sekali?
Jadi kalau kita jujur dari datanya, mungkin justru hanya 5% yang benar-benar aware dan aktif memakai AI.
Dan ini yang bikin saya khawatir.
Karena kita bisa saja kalah bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak mulai.
Kenapa ini terjadi?
Saya punya sedikit opini:
- Dunia pendidikan kita masih sangat jauh untuk membuka cakrawala berpikir tentang teknologi baru.
- Literasi digital rendah.
- Budaya baca kalah sama scroll video 15 detik.
- Indonesia jadi pengguna TikTok terbanyak, tapi kontennya mostly joget, bukan insight.
Saya bukan mau menyalahkan siapa-siapa.
Saya cuma pengen ngajak:
📣 Bangkitlah.
Pahami dunia sedang berubah.
Jangan cuma jadi penonton.
Jadilah inovator.
Kita bisa kok!
Kita hanya perlu:
- Lingkungan yang mendukung,
- Komunitas yang saling dorong,
- Dan keberanian untuk mulai.
Kalau kamu pengen mulai, yuk gabung bareng kami di komunitas Tech Voice Indonesia.
Tempat ngobrolin AI, teknologi, karier, dan masa depan bareng anak tech +62 lainnya.
🟡 Join Tech Voice Indonesia sekarang → https://lnkd.in/gR4hdQhf





