Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Indofarma: Mati Pelan di Tangan Bangsanya Sendiri

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Indofarma: Mati Pelan di Tangan Bangsanya Sendiri

Indofarma: Mati Pelan di Tangan Bangsanya Sendiri

Kita sering bangga bilang: Indonesia bangsa besar.
Punya BUMN raksasa, punya sejarah panjang, punya industri strategis.
Tapi hari ini — satu lagi perusahaan tua berusia lebih dari 100 tahun tumbang:
Indofarma.

Yang dulu dikenal sebagai produsen obat kebanggaan negeri,
sekarang tinggal cerita.

767 karyawan dipecat.
Yang tersisa? Tiga orang saja.
Walau sekarang katanya lagi nambah orang lagi buat jualin aset.

Timeline Singkat Indofarma

  • 1995: IPO di Bursa Efek Jakarta, resmi jadi perusahaan terbuka
  • 20102019: Restrukturisasi demi restrukturisasi, tapi tak pernah benar-benar pulih
  • 2023: Audit BPK menemukan penyimpangan keuangan besar — kerugian negara Rp371 miliar
  • 2025: PHK massal 767 orang. Pabrik nyaris kosong. Hanya tiga orang bertahan.

Kenapa ini penting?
Karena Indofarma bukan startup gagal, tapi BUMN plat merah.
Artinya — ada saham negara a.k.a uang rakyat.
Dan uang rakyat ini dikorupsi lewat laporan keuangan palsu, stok fiktif, dan proyek bancakan.

Tiga dosa besar yang membunuhnya:
1️⃣ Manajemen persediaan yang hancur — rantai distribusi obat berantakan.
2️⃣ Holding yang tutup mata — pengawasan internal nihil.
3️⃣ Korupsi terstruktur — komisaris titipan, relawan politik, dan “sapi perah” kekuasaan.

Ini namanya kejahatan korporasi:
bukan karena tidak bisa bersaing, tapi karena tidak punya moral.
Dari startup muda seperti eFishery dan Investree,
sampai perusahaan tua seperti Indofarma — penyakitnya sama: SERAKAH.

Dan yang paling sedih,
yang dikorbankan lagi-lagi rakyat biasa.
Ratusan keluarga kehilangan nafkah,
sementara pelaku masih bebas dengan jas rapi dan gelar panjang.

Kalau begini terus,
yang sakit bukan cuma perusahaan, tapi jiwa bangsa ini.

Tapi setidaknya, kita masih bisa jaga satu hal: diri sendiri.
Gelombang PHK lagi di mana-mana,
jadi sebelum giliran kita datang — yuk upgrade skill.

Belajar pakai AI tools seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, dan Gamma biar kerjaan makin cepat & efisien.
📍Daftar sesi AI for Real Work di sini → https://lnkd.in/gzp8q_ub

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

← Semua tulisan