Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Bikin Aplikasi di 2025 Bukan Lagi Keunggulan

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Bikin Aplikasi di 2025 Bukan Lagi Keunggulan

Bikin Aplikasi di 2025? Itu Sudah So Yesterday."

Kalau sekarang masih berdebat soal bikin aplikasi atau enggak, rasanya ini pembahasan 15 tahun yang lalu.

Dulu, pas awal mobile technology naik, memang banyak startup sukses hanya dengan modal bikin aplikasi.
Tapi sekarang? Bukan itu lagi yang jadi inti perdebatan.

Kalau lihat dari teori adoption curve, aplikasi sudah masuk ke kategori Laggards:

  • Teknologi yang diadopsi paling lambat.
  • Biasanya dipakai karena terpaksa, bukan karena inovasi.
  • Contoh nyatanya? Pemerintah Indonesia yang baru mulai go digital & masih berat meninggalkan paper-based systems.

Aplikasi Bukan Tujuan, Tapi Alat
Di era sekarang, bikin aplikasi bukan lagi sesuatu yangkeren’, tapi hanya sekadar tools untuk menyelesaikan tujuan bisnis.
Lihat saja aplikasi yang benar-benar sukses sekarang:

  • Mereka bukan sekadar aplikasi, tapi solusi yang lebih cepat & efisien.
  • Aplikasi bukan core business, tapi hanya medium untuk mencapai hasil.

Pertanyaannya: Masih ada peluang di dunia ini buat anak tech?

Jawabannya Ada 2:
1. Masih Ada Chance, Tapi Harus Mindset Shift

  • Dunia pemerintahan & beberapa sektor swasta masih lambat digitalisasi.
  • Problemnya bukan di teknologi, tapi di mindset!
  • Kalau masih mau berkecimpung di dunia aplikasi, harus sabar untuk terus mengedukasi dan mengubah pola pikir ini.

2. Atau, Lewatin Saja dan Masuk ke Era Baru: AI

  • AI sekarang masih ada di fase Early Adopters.
  • Belum ada use-case yang benar-benar matang, tapi potensinya luar biasa besar.
  • Kalau kalian anak tech, ini waktunya serius membangun sesuatu di AI!

Jadi, mau tetap di dunia aplikasi atau move on ke era AI?

📢 Gabung di Tech Voice Indonesia buat diskusi bareng komunitas tech, biar kita bareng-bareng menghadapi era baru ini.
👉 Join di sini: https://lnkd.in/gR4hdQhf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

← Semua tulisan